iklan - scroll untuk melanjutkan membaca.

Apple Intelligence, hadir di lebih banyak negara dan bahasa

Apple Intelligence kini mendukung lebih banyak bahasa, termasuk Prancis, Jerman, Italia, Portugis Brasil, Spanyol, Jepang, Korea, dan Mandarin.

author photo
A- A+
Apple
cover | @apple
Apple terus berinovasi dalam pengembangan kecerdasan buatan dengan menghadirkan Apple Intelligence dalam lebih banyak bahasa dan wilayah. Kini, pengguna dari berbagai belahan dunia dapat menikmati fitur cerdas yang disediakan Apple melalui pembaruan terbaru di ekosistem perangkatnya. Langkah ini menunjukkan komitmen Apple untuk menghadirkan pengalaman AI yang bermanfaat dan tetap mengutamakan privasi pengguna.

Dalam pembaruan iOS 18.4, iPadOS 18.4, dan macOS Sequoia 15.4, Apple Intelligence kini mendukung lebih banyak bahasa, termasuk Prancis, Jerman, Italia, Portugis (Brasil), Spanyol, Jepang, Korea, dan Mandarin (disederhanakan). Selain itu, bahasa Inggris yang dilokalkan untuk Singapura dan India juga telah ditambahkan, sehingga memungkinkan lebih banyak pengguna untuk mengakses fitur AI canggih dari Apple.

Tak hanya menjangkau lebih banyak bahasa, Apple Intelligence kini juga hadir untuk pengguna di Uni Eropa. Ini menjadi langkah besar bagi Apple dalam memperluas ekosistem AI-nya di wilayah dengan regulasi ketat terkait privasi data. Dengan kehadiran ini, pengguna di UE kini dapat merasakan berbagai fitur cerdas yang sebelumnya hanya tersedia di beberapa negara tertentu.
"Mulai hari ini, dengan tersedianya iOS 18.4, iPadOS 18.4, dan macOS Sequoia 15.4, fitur-fitur Apple Intelligence kini tersedia dalam banyak bahasa baru, termasuk Prancis, Jerman, Italia, Portugis (Brasil), Spanyol, Jepang, Korea, dan Mandarin (yang disederhanakan) — serta bahasa Inggris yang dilokalkan untuk Singapura dan India — dan dapat diakses di hampir semua wilayah di seluruh dunia," tulis Apple dalam pengumuman resminya, dikutip topik.id Rabu (2/4/2025).
Salah satu terobosan terbaru adalah kehadiran Apple Intelligence di Apple Vision Pro. Perangkat realitas campuran ini kini dapat memanfaatkan berbagai fitur AI berbasis bahasa Inggris AS, yang memungkinkan pengalaman pengguna yang lebih interaktif dan intuitif. Dengan fitur ini, pengguna Vision Pro dapat lebih mudah berkomunikasi, berkolaborasi, dan mengekspresikan ide mereka dengan cara yang lebih kreatif.

Beberapa fitur unggulan Apple Intelligence yang hadir di Vision Pro meliputi Writing Tools, yang memungkinkan pengguna untuk mengoreksi, menulis ulang, dan meringkas teks secara otomatis. Selain itu, pengguna juga dapat membuat teks dari awal dengan bantuan ChatGPT di Writing Tools, memberikan fleksibilitas lebih dalam pembuatan konten.

"Selain itu, pengguna iPhone dan iPad di UE memiliki akses ke fitur Apple Intelligence untuk pertama kalinya, dan Apple Intelligence diperluas ke platform baru dengan serangkaian fitur awal yang tersedia dalam bahasa Inggris AS dengan Apple Vision Pro," jelasnya.

Tak hanya itu, Image Playground kini juga tersedia di Vision Pro, memungkinkan pengguna untuk bereksperimen dengan berbagai cara baru dalam mengekspresikan ide secara visual. Fitur ini semakin memperkaya pengalaman pengguna dengan berbagai opsi kreatif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Fitur Genmoji turut menjadi sorotan dalam pembaruan ini. Dengan Genmoji, pengguna dapat menciptakan emoji khusus yang sesuai dengan suasana percakapan mereka. Hal ini memberikan cara baru yang lebih personal dalam berkomunikasi, sehingga pesan yang disampaikan menjadi lebih ekspresif dan unik.

Selain fitur yang tersedia di Vision Pro, Apple Intelligence juga menghadirkan peningkatan lain seperti Pemberitahuan Prioritas. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna memantau komunikasi yang lebih sensitif terhadap waktu, sehingga pesan penting tidak terlewatkan di antara notifikasi lainnya.

Apple juga menghadirkan kemampuan baru untuk membuat film memori di Mac hanya dengan mengetik deskripsi. Dengan fitur ini, pengguna dapat secara otomatis menghasilkan video kenangan berdasarkan perintah teks yang mereka masukkan, membuat pengalaman berbagi momen menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Dalam Image Playground, Apple menambahkan gaya sketsa baru yang lebih akademis dan terperinci. Ini memberikan lebih banyak opsi bagi pengguna yang ingin menghasilkan ilustrasi dengan tingkat detail tinggi, baik untuk keperluan edukasi, presentasi, maupun proyek kreatif lainnya.

"Rilis ini juga disertai dengan fitur Apple Intelligence tambahan, termasuk Pemberitahuan Prioritas untuk membantu pengguna memantau komunikasi yang sensitif terhadap waktu, kemampuan untuk membuat film memori di Mac hanya dengan mengetik deskripsi, dan gaya Sketsa tambahan di Image Playground yang membuat sketsa akademis dan sangat," ungkapnya.

Privasi tetap menjadi prioritas utama Apple dalam pengembangan Apple Intelligence. Dengan pemrosesan data yang dilakukan langsung di perangkat, pengguna dapat merasa lebih aman dalam menggunakan fitur-fitur AI ini. Bahkan untuk permintaan yang memerlukan model lebih besar, Apple menggunakan teknologi Private Cloud Compute yang menjamin privasi dan keamanan pengguna saat data diproses di cloud.

Pembaruan ini menunjukkan bagaimana Apple terus berupaya menghadirkan AI yang canggih namun tetap menjaga prinsip privasi yang kuat. Dengan ekspansi ke lebih banyak bahasa dan wilayah, serta integrasi yang lebih luas di berbagai perangkat, Apple Intelligence semakin menjadi bagian penting dalam ekosistem Apple yang inovatif dan aman.


Share:
Premium.
Komentar
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Update
Indeks